Belajar dari dr.pacth adam

Hari minggu kemarin anak saya meminta untuk menyewa vcd kartun di tempat penyewaan vcd orisinal langganan saya. Saya memang lebih memilih menyewa vcd karena disamping mendukung gerakan anti pembajakan saya juga bisa memilih film-film tempo dulu yang mungkin sudah tidak lagi beredar di tempat penjualan vcd dan dvd bajakan (kalau bisa jangan beli di situ ya).

Sampainya di tempat penyewaan vcd, anak saya langsung menuju tempat vcd kartun yang memang dia sudah hapal letaknya. Karena saya tidak punya tujuan ingin mencari film apa, saya hanya berkeliling saja mencari-cari, dan perhatian saya tertuju pada film yang di bintangi oleh robin Williams yang berjudul dr.pacth adam.

Saya teringat pada cerita sahabat saya yang menceritakan bagusnya film ini, karena tertarik saya menyewa film dr.pacth adam tersebut. Malamnya saya menonton film tersebut. Ternyata memang benar, film yang berdasarkan kisah nyata ini sangat bagus.

Film dr.pacth adam mengisahkan seorang bernama pacth adam yang pada mulanya merupakan seorang yang stress sehingga harus masuk ke rumah sakit jiwa. Di dalam rumah sakit jiwa pacth bertemu dengan orang-orang yang mempunyai kelainan jiwa yang menyebabkan dirinya memutuskan dirinya untuk menjadi dokter. Pacth terobsesi menjadi dokter yang memperhatikan lebih kepada pasien, karena dia melihat dokter-dokter tidak lebih memperlakukan pasien hanya sebagai klien dan menyebut mereka berdasarkan nama penyakit atau nomor kamarnya saja.

Yang menarik adalah metode yang dilakukan oleh pacth yang ekstrim, yaitu membuat pasien tersenyum agar lupa akan penyakitnya sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup bukan menunda kematian saja.

Sikap pacth yang melawan pakem kedokteran memang menarik, dimana dia mencoba memberitahukan kepada para dokter dan mahasiswa kedokteran bahwa dokter tidak hanya bertugas saat genting dimana pasien sudah sakit parah tetapi juga membina hubungan dengan pasien serta seluruh personil rumah sakit agar benar-benar mengetahui apa saja tentang rumah sakit tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: