Perumahan cluster belum tentu aman dari pencurian

Pada awalnya salah satu alasan saya dan istri memilih perumahan  cluster adalah karena saya dan istri merasa perumahan cluster akan lebih aman dibandingkan dengan perumahan biasa.

Mengapa? karena perumahan cluster hanya memiliki satu pintu untuk keluar dan masuk perumahan dan di jaga oleh satpam sehingga akan lebih terpantau siapa saja yang keluar masuk perumahan.

Akan tetapi ternyata walaupun tinggal di perumahan cluster pencurian tetap saja bisa terjadi dan hal tersebut saya alami sendiri.

Beberapa hari menjelang bulan Ramadhan saya kehilangan sepeda kesayangan saya yang menemani saya berolahraga sepeda setiap hari minggu. Tidak hanya sepeda saya, pada malam itu 3 (tiga) buah sepeda milik tetangga termasuk saya hilang.

Peristiwa tersebut tentu saja mengagetkan warga karena tidak menyangka hal tersebut akan terjadi, apalagi dengan ketatnya keamanan.

Pencurian tersebut terjadi karena ternyata ada celah yang membuat pencuri tersebut bisa masuk ke perumahan tanpa melalui pintu gerbang depan, yaitu melalui tembok yang kawat berduri sudah di potong terlebih dahulu dan tertutup pohon pete yang besar. Terlebih lagi setelah di selidiki ternyata walau dari dalam perumahan posisi tembok tinggi akan tetapi dari luar perumahan ternyata posisi tembok sangat pendek sehingga memudahkan orang untuk memanjatnya.

Peristiwa tersebut membuat warga termasuk saya semakin meningkatkan rasa keamanan serta memperbaiki sarana keamanan di sekitar perumahan agar tidak terulang kejadian yang serupa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: